welcome

to my Blog
Jenis Jaringan Komputer secara umum kita kenal ada 5 macam, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network), Internet, dan Wireless (jaringan tanpa kabel). Sebenarnya, konsep dari Jenis Jaringan Komputer sama, yaitu untuk menghubungkan berbagai perangkat jaringan untuk dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Hanya yang membedakan adalah dari letak geologis-nya (mencakup wilayah dan area jaringan) dan teknologi yang digunakan (seperti penggunaan jenis kabel yang berbeda, IP Addressing sesuai kelas-nya, dan sistem keamanan (security) yang berbeda).

Berikut ini jenis-jenis jaringan komputer


1. LAN ( Local Area Network )


Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi.

LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan. 

LAN menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.

Keuntungan dari jenis jaringan LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.

Kerugian dari jenis jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.


2. MAN ( Metropolitan Area Network )

Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih dari LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena jenis jaringan MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.

Keuntungan dari jenis jaringan MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

Kerugian dari jenis jaringan MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.


3. WAN ( Wide Area Network )



Wide Area Network (WAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih daripada LAN dan MAN. Teknologi jaringan WAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.

Keuntungan dari jenis jaringan WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.

Kerugian dari jenis jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.


4. Internet


Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai jenis jaringan komputer beserta Topologi dan Tipe Jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.

Keuntungan dari jenis jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan

Kerugian dari jenis jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.


5. Wireless (Jaringan Tanpa Kabel)


Wireless merupakan jenis jaringan yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Keuntungan jenis jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.

Kerugian jenis jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.

Tujuan  jaringan adalah menghubungkan jaringan - jaringan yang telah ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain dan berjauhan. Karena suatu perusahaan meiliki keinginan yang berbeda beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal – terminal
dapat dihubungkan. Struktur Geometric ini disebut  LAN Topologies.
Terdapat 6 jenis topologi yaitu :


1. Bus
2. Ring
3. Star
4. Extended Star
5. hierarchical topology
6. Mesh

 

Berikut ini adalah beberapa Penjelasan 6 jenis Topologi :

 

·         Topologi Bus

 



 

Topologi bus adalah topologi yang memiliki kabel tuggal sebagai media transmisinya atau tempat dimana semua client dan server dikaitkan. 

Keuntungan memakai topologi bus  :

 

1. Lebih irit kabel

2.Memiliki Layout kable yang simple

3. Mudah untuk dikembangkan

 

 

·         Topologi Ring

 

 


 

Topologi Ring adalah topologi yang jaringan yang membentuk ring atau cincin bila setiap sentral dihubungkan satu dengan yang lain.

 

Memiliki Karakteristik :

 

1.Node - node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel membentuk ring atau cincin.

2. Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.


3. Paket
‐ paket data dapat mengalir dalam satu arah  sehingga collision dapat dihindarkan. 


4. Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut. 


5.Memakai kabel UTP atau Patch Cable .

 

 

·         Topologi Extended Star


 


 

 

Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya hampir sama :
•setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node, traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
•Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.•

 

Keuntungan : jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus.
 

 

·         Topologi hierarchical


 

 


 

 

Topologi ini biasa disebut sebagai topologi tree. Dibangun oleh seperti halnya topologi extended star yang dihubungkan melalui sub node dalam satu central node. Topologi ini support baik baseband maupun broadband signaling dan juga support baik contention maupun token bus access.
 

 

·         Topologi Mesh


 

 


 

 

Topologi mesh dibangun dengan memasang link diantara terminal. Sebuah ‘full - connected mesh’ adalah sebuah jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal yang lain. Secara teori topologi ini memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di implementasikan 

 

topologi mesh memiliki tingkat redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.


Pengertian OSI Layer & TCP/IP








OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing - masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggung jawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggung jawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data.


Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. Upper layer fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada lower layer. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi.
Fungsi  7 Layer OSI, berikut adalah nama-nama layer tersebut :

7. Application Layer :

Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.

Protokol yang berada dalam lapisan ini :

1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol )

Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.


2. FTP (File Transfer Protokol)

Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.


3. NFS (Network File system)

Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan lokal yang diaksesnya.


4. DNS (Domain Name System)

Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.


5. POP3 (Post Office Protocol)

Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.


6. MIME (Multipurpose Internet Mail Exension)

Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.


7. SMB (Server Messange Block)

Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.


8. NNTP (Network News Transfer Protocol)

Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.


9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol)

Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.



6. Presentation Layer :


Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
Protokol yang berada dalam level ini :



1. TELNET



Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.



2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)



Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.


3. SNMP (Simple Network Management Protocol)




Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.



5. Session layer:

Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.



Protokol yang berada dalam lapisan ini :




1. NETBIOS

Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.

2. NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)


Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.


3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)


Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.


4. PAP (Printer Access Protocol)


Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.


5. SPDU (Session Protokol Data unit)


Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.





4. Transport layer :

Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.


Protokol yang berada dalam lapisan ini :

1. TCP (Trasmission Control Protocol)


Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.


2. UDP (User Datagram Protocol)


Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port, cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.



3. Network layer :

Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.


Protokol yang berada dalam lapisan ini :



1. IP (Internetworking Protocol)

Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.


2. ARP (Address Resulotion Protocol)


Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.


3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)


Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.


4. ICMP (Internet Control Message Protocol)


Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.


5. IGMP (Internet Group Message Protocol)


Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.



2. Data-link layer :


Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).


Protokol yang berada dalam lapisan ini :



1. PPP (Point to Point Protocol)

Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.


2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)


Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.

1. Physical layer :


Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.


Protokol yang berada dalam lapisan ini :



Tidak mempunyai protokol yan spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.

Layer TCP/IP


Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram di atas, TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis.

Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.


Berikut adalah macam-macam Layer TCP/IP , yaitu :


4. Application



Berfungsi menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan pada komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP, dll.

3. Transport



Transport Layer berfungsi menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer. Mempunyai 2 protokol utama yaitu TCP dan UDP.

2. Internet



Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik. Internet Layer memiliki 1 protokol yaitu TCP/IP.

1. Network Access



Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.

Sejarah Jaringan Komputer









Rancagan jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer di Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong maka, dibuatlah proses beruntun sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.



Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan komputer diterapkan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. 



Memasuki tahun 1970-an, beban pekerjaan yang bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi. Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi karena, selain proses yang harus didistribusikan semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.



Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer To Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

JENIS JARINGAN KOMPUTER

Secara umum jaringan komputer dibagi atas empat jenis, yaitu :


1. Local Area Network



Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumber daya misalnya, dengan printer kita dapat berbagi data.



2. Metropolitan Area Network


Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.



3. Wide Area Network


Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.



4. Internet

 

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internetd. 
Jaringan Komputer adalah sebuah sistem yang dibuat untuk menghubungkan komputer - komputer agar dapat berkomunikasi dan berbagi data, seperti : video, foto dan lain - lain.

Dalam suatu sistem jaringan, dimana seluruh komputer saling berbagi data dan resources satu sama lain sehingga tercapai efisiensi dalam pemanfaatan teknologi.






Topologi Jaringan


Tujuan dari suatu jaringan adalah menghubungkan jaringan-jaringan yang telah ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Karena suatu perusahaan memiliki keinginan atau kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal – terminal
dapat dihubungkan. Struktur Geometric ini disebut dengan LAN Topologies.
Terdapat 6 jenis topologi yaitu :

1. Bus
2. Ring
3. Star
4. Extended Star
5. Hierachial Topology
6. Mesh

Setiap topologi memiliki kekurangan dan keuntungan masing -  masing. Setiap topologi biasanya memakai media SBB :

1.Twisted Pair
2. Coaxial Cable
3.Optical Cable
4.wireless
Mengapa orang membeli komputer untuk digunakan di rumah? Awalnya, untuk pengolah kata dan permainan, tetapi dalam beberapa tahun terakhir bahwa gambar telah berubah secara radikal. Mungkin alasan terbesar sekarang adalah untuk akses Internet. Beberapa menggunakan lebih populer dari Internet untuk pengguna rumahan adalah sebagai berikut:

  1. Akses ke informasi jarak jauh.
  2. Komunikasi orang-ke-orang.
  3. Interaktif hiburan.
  4. Electronic commerce.

Tipe lain dari komunikasi orang-ke-orang sering disebut dengan nama komunikasi peer-to-peer, untuk membedakannya dari model client-server (Parameswaran et al, 2001.). Dalam bentuk ini, individu-individu yang membentuk kelompok dapat berkomunikasi dengan orang lain dalam kelompok. Setiap orang pada prinsipnya dapat berkomunikasi dengan satu atau lebih orang lain, tidak ada pembagian tetap menjadi klien dan server.

Kategori lainnya adalah perdagangan elektronik dalam arti luas. Belanja online sudah populer dan memungkinkan pengguna untuk memeriksa katalog on-line dari ribuan perusahaan. Beberapa katalog ini segera akan memberikan kemampuan untuk mendapatkan video instan pada produk apapun dengan hanya mengklik nama produk. Setelah pelanggan membeli produk elektronik tetapi tidak tahu bagaimana menggunakannya, on-line dukungan teknis dapat dikonsultasikan.
Daerah lain di mana e-commerce sudah terjadi adalah akses ke lembaga keuangan. Banyak orang sudah membayar tagihan mereka, mengelola rekening bank mereka, dan menangani investasi mereka secara elektronik. Ini pasti akan tumbuh sebagai jaringan yanglebih aman.


PENERAPAN JARINGAN KOMPUTER DALAMPERBANKAN

  • Resource Sharing

Dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama.
Misal: seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.

  • Reliabilitas tinggi

Dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan.
Misal: Semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.

  • Menghemat uang 

Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar.
Misal: Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer
pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.

  • Cepat dan Efisien

Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung dengan cepat dan efisien.
Misal: Pengiriman surat tidak perlu lagi menggunakan kertas yang dikirimkan dan sampainya dalam waktu berhari-hari, cukup dengan menggunakan email yang membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.

  • Real Time

Jaringan komputer bisa memudahkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain dengan komunikasi melalui pesan teks, gambar, audio dan video secara langsung atau real time.

Pengertian Tentang Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Teknik Komputer dan Jaringan atau yang biasa disebut TKJ adalah teknik yang mempelajari tentang cara instalasi PC, instalasi LAN, memperbaiki PC dan mempelajari program-program PC. TKJ merupakan salah satu jurusan yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetapi tergantung sekolahnya juga sih, SMKnya teknik atau bukan. Kalau bukan ya jangan tanya ada jurusan TKJ atau tidak.

Pengertian Tentang Jurusan Teknik Komputer dan JaringanDari tahun ke tahun jurusan TKJ selalu banyak peminatnya. Dan pesaingnya adalah jurusan Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Mengapa demikian ? Dari survei yang saya lakukan, saya mendapati alasan mengapa rekan-rekan saya memilih TKJ. Yang pertama peluang kerjanya sangat banyak dan kelihatan keren ketika kerja hanya duduk di balik laptop atau PC dengan gaji yang fantastis.
Belajar TKJ itu susah-susah gampang. Yang penting niat dan tekad untuk belajarnya tinggi. Jika kalian mengambil jurusan ini alangkah baiknya sudah punya laptop atau PC untuk media belajar supaya mudah ketika mendapat materi dari guru.

Peluang Kerja Teknik Komputer dan Jaringan.

Banyak sekali peluang kerja jurusan TKJ. Rekan-rekan saya yang mengambil jurusan TKJ setelah lulus sekolah ada yang jadi teknisi Komputer di sekolahan, ada yang  jadi teknisi jaringan dan ada yang buka lapangan kerja sendiri sebagai mekanik komputer. Bisa juga lulusan TKJ itu buka toko komputer sendiri atau buka warnet.
Mari kita lihat selengkapnya peluang kerja jurusan TKJ dibawah ini.

1. Internet Service Provider / Perusahaan Jaringan Network Security  :

  • Mengidentifikasi kebutuhan keamanan jaringan
  • Mendesain sistem keamanan jaringan
  • Menginstalasi security jaringan
  • Menginstalasi dan administrasi server authentikasi
  • Mengoperasikan security jaringan
  • Monitoring keamanan jaringan

2. Wireless Networking  :

  • Merancang, melakukan survey lapangan
  • Membuat antenna
  • Menginstalasi jaringan wireless
  • Mengkonfigurasi peralatan
  • Mengoperasikan jaringan wireless


3. Network Administrator  :

  • Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Menganalisa dan memperbaiki kerusakan/kesalahan /tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan

4. Administrasi Server

  • Memanage server
  • Mengatur band width
  • File sharing
  • Memonitor server
  • Mengatur traffic

5. Computer Integrator  :

  • Merakit komputer
  • Memperbaiki komputer
  • Menginstalasi sistem operasi GUI dan TEXT

6. Voip Integrator  :

  • Indentifikasi kebutuhan
  • Merancang jaringan voip
  • Instalasi softswitch

7. Linux Administrator  :

  • Menginstalasi sistem operasi Linux
  • Maintenance sistem operasi Linux
  • Melakukan virtualisasi

8. Integrator Jaringan :

  • Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
  • Memasang jaringan lokal
  • Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Menginstalasi sistem operasi jaringan
  • Menganalisa dan memperbaiki kerusakan/kesalahan/tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan
  • Merancang web database untuk content server
  • Instalasi web server
  • Instalasi database server
  • Instalasi server jaringan
  • Instalasi content management sistem
  • Instalasi, integrasi software kolaborasi

9. Web Administrator  :

  • Konfigurasi web
  • Perawatan web
  • Memonitor jaringan
  • Mengatur traffic
  • Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Melakukan perbaikan dan atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Monitoring keamanan jaringan
  • Melakukan perbaikan dan atau setting ulang koneksi jaringan
Banyak sekali bukan ? Mungkin kalian sampai bingung mau jadi yang mana karena semua keren-keren. Hehehe.. Terima kasih telah mampir di blog saya. Semoga bermanfaat