Jaringan komputer atau yang kita kenal dengan istilah network merupakan
salah satu hal yang bisa dibilang sangat penting untuk kita semua. Bagaimana
tidak, sebuah jaringan komputer mampu membantu kita dalam mengakses berbagai
informasi penting yang ingin kita ketahui, kapanpun dan juga dimanapun. Berkat
adanya Jaringan komputer ini, maka kita dapat dengan mudah saling terhubung
satu sama lain dalam satu jaringan komputer. Agar lebih memahami mengenai
jaringan komputer, sebelumnya kita juga telah membahas jenis jaringan komputer
Pada awalnya, ketika sebuah mikroprosesor mulai diciptakan pertama kali, ada
beberapa sistem operasi, seperti CP/M, MS-DOS dan juga Mac OS. Ketga jenis
sistem operasi tersebut pada awalnya hanya diciptakan untuk penggunaan personal
saja tanpa memperhitungkan penggunaan secara bersamaan. Setelah pada akhirnya
teknologi LAN mulai diperkenalkan dan juga dipatenkan, maka pada akhirnya
penggunaan komputer tidak hanya digunakan secara personal, namun bisa digunakan
secara bersamaan. Saat itu, dan hingga kini, ada dua bentuk koneksi antar
komputer yang umum digunakan, yaitu :
er to
peer conecction merupakan koneksi yang bisa digunakan untuk membentuk suatu
jaringan komputer tanpa perlu menggunakan komputer induk sebagai server. Dengan
jens koneksi peer to peer ini, maka dimungkinkan untuk kedua komputer saling
terhubung satu sama lain, dan memiliki level yang sama dalam hal sharing data.
Dalam mendukung peer to peer connection ini, biasanya setiap sistem operasi
sudah memiliki fitur standarnya sendiri, seperti :
Penggunaan peer to peer connection ini tentu saja memilki beberapa
keuntungan , seperti :
Meskipun memilki keunggulan, namun demikian ternyata penggunaan peer to peer
connection masih mengalami masalah keamanan.
Jenis
koneksi LAN yang kedua adalah client to server connecton. Sesuai dengan
namanya, koneksi ini membutuhkan server sebagai penyedia data, dan juga client
untuk mengakses datanya. Ini merupakan jenis konektivitas yang umum digunakan
pada berbagai institusi, seperti sekolah, universitas, ataupun perusahaan.
Berikut ini adalah beberapa perangkat lnak yang mendukung sstem jaringn
komputer client to server connection :
membutuhkan biaya yang tidak sedikit, karena membutuhkan komputer server,
dan bermacam – macam perangkat keras lainnya dalam jaringan komputer client to
server.
Selain itu, penggunaan server juga dinilai memiliki biaya yang cukup tinggi,
karena server merupakan jenis komputer dengan spesifikasi yang cukup tinggi,
dan harus aktif selama 24 jam sehari, sehingga membutuhkan pelakuan khusus
untuk menangani server tersebut.
Selain adanya sistem operasi jaringan komputer yang berasal dari software
komputer itu sendiri, ada juga sistem operasi atau perangkat lunak komputer
yang dibuat dan harus diinstall untuk dapat menjalankan suatu hardware, seperti
router, access point, ataupun modem. Biasanya, sistem operasi ini juga sering
kita kenal dengan istilah driver, dimana berfungsi untuk melakukan management
network atau jaringan yang terhubung ke dalam perangkat keras yang kita
gunakan. Untuk informasi detail mengenai router.
Fungsi utama dari perangkat lunak jaringan komputer itu sendiri yang pertama
adalah untuk memastikan bahwa hardware atau perangkat keras jaringan komputer
yang kita miliki bisa bekerja dengan baik dan juga kompatibel dengan komputer
yang menjadi server.
Misalnya, ketika kita membeli sebuah router, maka kita harus bisa memastikan
bahwa router yang kita miliki benar – benar bisa digunakan pada komputer
server, dan benar – benar dapat berguna. Contoh lainnya adalah ketika kita
membeli sebuah modem. Apabila kita tidak memiliki perangkat lunak untuk
menggunakan modem tersebut, maka dapat dipastikan modem tersebut tidak akan
berguna dengan baik dan tidak dapat bekerja pada komputer kita.
Tentu saja tidak semua hardware yang kita gunakan dalam jaringan lepas dari
masalah, baik dari segi jaringan ataupun dari segi hardwarenya. Dengan adanya
perangkat lunak jaringan komputer, maka kita bisa mendeteksi masalah apa yang
muncul pada perangkat keras jarignan yang kita miliki.
Selain itu, beberapa hardware tentu saja membutuhkan pengembangan agar bisa
memiliki fitur yang lebih baik lagi. Dengan adanya sistem operasi, sebagai
perangkat lunak yang dimiliki oelh jaringna, mkaa kita bisa melakukan upgrade
dan juga update pada firmware perangkat keras jaringan yang kita miliki.
Berikut ini adalah beberapa software alias perangkat lunak yang bisa anda
install untuk menjalankan fungsi dari perangkat keras jaringan komputer :
Itu adalah beberapa jenis software alias perangkat lunak yang bisa anda
gunakan untuk membantu membangun jaringan komputer yang anda buat. Biasanya,
anda dapat menginstall perangkat lunak tersebut dengan mudah, karena biasanya
CD dan juga installer dari perangkat lunak tersebut juga tersedia di dalam
paket hardware yang anda beli, yang juga kita sering istilahkan dengan nama
driver.
Pada dasarnya, sama seperti sistem operasi pada sebuah komputer, perangkat
lunak software merupakan salah satu elemn penting yang harus kita miliki untuk
dapat menjalankan suatu jaringan komputer dengan lancar. tanpa adanya perangkat
lunak pada jaringan komputer, maka dapat dipastikan salah satu atau keseluruhan
dari suatu sistem jaringan komputer tidak akan bisa digunakan secara optimal.
Secara harafiah, jaringan komputer merupakan kumpulan dua atau lebih
komputer yang saling terhubung satu sama lain. Saling terhubungnya komputer ini
disebabkan oleh adanya kabel ataupun non kabel yang saling terhubung, sehingga
komputer bisa membentuk suatu jaringan. Dengan adanya jaringan komputer ini,
maka setiap komputer bisa saling bertukar informasi, baik dari server, maupun
antar client. Saat ini, penggunaan jaringan komputer tentu saja sudah sangat
luas dan juga umum digunakan, terlebih lagi dengan berkembangnya fitur internet
yang dapat dengan mudah kita akses, sehingga hal ini dapat menyebabkan
kebutuhan akan jaringan komputer semakn besar. Agar lebih jelas.
Perangkat Keras Jaringan Komputer
Berikut ini adalah beberapa contoh dari hardware alias perangkat keras yang bisa digunakan untuk membangun suatu jaringan komputer :
- Hub, Switch, Server, Client, Kabel, Router, Bridge, Access Point, Gateaway, Modem
Selain itu, masih banyak lagi hardware alias perangkat lunak yang berperan untuk membangun suatu jaringan komputer.Untuk lebih jelasnya, anda bisa melihat perangkat keras pada jaringan komputer.
Namun demikian, penggunaan perangkat keras saja tidaklah cukup. Untuk bisa membangun suatu jaringan, dan juga menggunakan suatu jaringan, maka diperlukan juga suatu software alias perangkat lunak yang menduung komputer kita agar bisa terhubung satu sama lain di dalam suatu jaringan, nah kita akan mengulas detil perangkat lunak jaringan komputer pada sesi ini.
Pada dasarnya sebuah perangkat lunak dari sistem jaringan komputer atau yang juga sering dikenal dengan istilah network operating system merupakan suatu sistem operasi yang dapat di install ke dalam komputer untuk dapat terkoneksi dan bisa menjalankan fungsi dari alat – alat dan juga perangkat keras dari sebuah jaringan, seperti router, modem, firewall, atau pun access point. Sebelum jaman modern seperti saat ini, ada satu network operating system lainnya, yang khusus bertugas untuk membuat suatu koneksi LAN, namun demikian, saat ini software tersebut sudah ditinggalkan, karena hampir semua sistem operasi saat ini sudah mendukung konektivitas LAN, seperti Windows, Mac, dan juga Linux.
Untuk membangun sebuah jaringan komputer, tentu saja ada banyak hal yang
harus diperhatikan, salah satunya adalah faktor hardware. Hardware atau
perangkat keras merupakan elemen yang sangat vital dalam pembentukan jaringan
komputer. Apabila kekurangan satu elemen hardware saja, maka dapat dipastikan
suatu jaringan tidak akan dapat berjalan dengan sempurnya. Berikut ini adalah
beberapa hardware atau perangkat keras yang bisa digunakan pada jaringan
komputer :
1.
Komputer Server
Perangkat
keras komputer pertama yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer
adalah sever. Ya, server merupakan salah satu perangkat yang sangat penting,
karena server merupakan pusat dari jaringan komputer. Semua data penting yang
nantinya akan disebarkan melalui jaringan internet semuanya berada padakompute
server. Komputer server ini nantinya akan saling terhubung dengan komputer –
komputer client, yang dapat mengakses data dari server tersebut.
Fungsi utama dari server adalah sebagai database informasi yang nantinya
akan dikirimkan dan juga disebarkan oleh jaringan. Semua data tersebut akan
ditransmisikan melalui sistem jaringan agar nantinya dapat sampai ke komputer
client. Kecanggihan
fungsi CPU pada komputer server ini sangat
penting dalam menunjang keandalan jaringan agar tidak terjadi
komputer sering hang.
- Spesifikasi khusus dari komputer server
Dengan tugasnya yang harus bisa menyediakan data bagi client yang terhubung
ke dalam jaringannya, maka komputer server wajib mampu untuk beroperasi secara
penuh, yaitu 24 jam sehari. Maka dari itu, biasanya komputer server memiliki
spesifikasi yang tidak ada pada komputer biasa pada umumnya, seperti power supply
yang lebih baik, harddisk yang memiliki kapasitas besar, processor yang jauh
lebih cepat dan tidak mudah panas, kapasitas RAM yang besar, serta berbagai
spesifikasi khusus lainnya.
- Kebutuhan dan penanganan komputer server
Selain itu, ada baiknya komputer server diletakkan di dalam suatu ruangan
dengan sistem pendingin udara yang tetap berjalan, sehingga hal ini dapat
mengurangi peningkatan suhu panas pada komputer server.
Sponsors Link
2.
Komputer user atau client
Perangkat
keras dalam jaringan komputer yang kedua adalah komputer client atau user,
sering juga dkenal dengan istilah terminal ataupun workstation. Secara umum,
komputer client ini merupakan komputer umum yang digunakan untuk memperoleh
data dari server.
Ibarat rantai makanan di dalam ilmu ekologi, komputer server adalah tanaman
penyedia makanan, sedangkan komputer client adalah hewan yang memakan hasil
buah dari tanaman tersebut. Artinya, komputer client ini di tugaskan untuk
menarik data yang ada di komputer server.
Komputer client yang sudah terhubung ke dalam jaringan, akan dapat
memperoleh informasi dan juga akses terhadap komputer server. Komputer client
ini dioperasikan secara manual oleh usernya, yaitu manusia untuk berbagai macam
kebutuhan, seperti mencari data, bermain game online, ataupun keperluan
lainnya.
3. Hub
Fungsi utama
dari hub adalah untuk membagi jaringan dari satu server menuju ke client
komputer dalam satu jaringan, terutama jaringan LAN alias lokal. Secara
teoritis, hub sendiri adalah sebuah hardware atau perangkat keras yang merupaan
suatu central connection point pada suatu jaringan, yang berfungsi untuk
menerima sinyal dari server atau host dan kemudian mentransmisikannya ke client
yang akan membentuk suatu jaringan.
Dengan adanya central connection point ini, maka hub dapat mentransmisikan
data dari server menuju lebih dari satu client yang terhubung dalam satu
jaringan LAN. Apabila anda hanya ingin sekedar membagi satu jaringan lokal ke
dalam beberapa komputer saja, maka hub merupakan salah satu perangkat keras yang
tepat.
Fungsi Hub
- Membuat
jaringan lokal dari beberapa komputer
- Mentransmisikan
jaringan, terutama LAN
- Penguat
sinyal dari suatu jaringan
- Mempengaruhi
proses konektivitas antar jaringan
Kelemahan dari hub
- Apabila
hub mengalami kerusakan, maka keseluruhan jaringan komputer akan mengalami
kegagalan
- Tidak bisa
mengatur kecepatan ataupun jumlah paket data yang ditransmisikan ke
komputer client
4. Switch
Switch
memiliki fungsi yang sama seperti hub, yaitu dapat membantu memecah – mecah
jaringan lokal. Dari satu komputer server atau host, anda dapat menggunakan
switch untuk mengkoneksikan lebih dari satu komputer client ke dalam satu
jaringan LAN atau lokal.
- Perbedaan Hub Dengan Switch
Yang membedakan fungsi hub dengan switch adalah kemampuannya. Switch
memiliki kemampuan yang lebih pintar daripada hub, karena switch mampu
membatasi dan juga mengatur jumlah paket data yang ditransmisikan ke dalam
komputer client yang terhubung dalam jaringan. Jadi, dengan menggunakan
swictch, pengaturan data antar client bisa dibedakan.
- Fungsi Utama dari switch
- Untuk
menerima sinyal dan juga data dari komputer atau server
- Mentransmisikan
data dari server atau host ke dalam jaringan dan kepada client
- Memperkuat
sinyal yang ditransmisikan dari server atau host menuju client
- Dapat
mengatur dan juga membatasi jumlah paket data yang ditransmisikan kepada
client.
- Sebagai
central connection point
- Dapat
berfungsi sebagai repeater
- Sebagai
splitter atau pemisah antar komputer di dalam suatu jaringan.
5. Bridge
Bridge memiliki fungsi utama untuk menjembatani jaringan. Maksud dari
menjembatani jaringan adalah bridge dapat menggabungkan lebih dari satu
jaringan lokal ke dalam satu jaringan lokal yang lebih luas, ataupun
sebaliknya, memecah satu jaringan lokal / LAN yang luas menjadi beberapa
jaringan lokal yang lebih kecil. Selain itu, bridge juga dapat menjadi
penghubung antar dua atau lebih jaringan lokal dengan topologi jaringan yang
berbeda – beda.
Fungsi bridge akan sangat terasa apabila anda berada di dalam lingkungan
instansi besar, yang terdiri dari beberapa ruangan kantor atau divisi yang
letak gedungnya berjauhan. Seluruh komputer antar gedung akan dapat tetap
saling terhubung denngan satu jaringan LAN induk dengan menggunakan bridge.
Fungsi dan Keunggulan Bridge
- Memecah
jaringan LAN yang besar, menjadi jaringan – jaringan kecil untuk gedung
atau ruangan tertentu
- Menghemat
biaya operasional, hanya membutuhkan satu server saja untuk banyak gedung
dalam jangkauan yang luas
- Bisa
digunakan untuk memecah jaringan LAN hingga ke luar pulau
- Menjaga
keamanan data dari suatu organisasi
- Mempermudah
proses monitoring pada suatu jaringan yang lebih kecil
6. Router
Perangkat
keras dalam jaringan komputer berikutnya adalah router. Router sendiri secara
teknis memiliki fungsi untuk melakukan penghalaan, atau menyalurkan koneksi
internet melalui protokol TCP IP menuju komputer client.
Secara khusus,
fungsi router bisa seperti access
point, dimana bisa meneruskan koneksi internet dari broadband atau provider
mernuju lokasi komputer client. Namun demikian, pada dasarnya fungsi router
jauh lebih banyak dari pada itu, karena router digunakan untuk memberikan rute
atau jalan – jalan tertentu bagi paket data yang ditransmisikan.
- Penggunaan dan implementasi router
ads
Contoh penggnaan router biasanya berada di perkantoran atau kampus, dimana
router akan menerima sinyal paket data, dan kemudian router akan melakukan
proses routing paket data tersebut ke lokasi – lokasi yang sudah ditentukan
sebelumnya oleh operator router.
Router sangat cocok untuk digunakan pada satu atau lebih gedung perkantoran,
kampus, ataupun mall untuk mentransmisikan paket – paket data ke dalam access
point. Dalam hal ini, router memang memiliki peran ganda yang tumpang tindih
dengan access point dalam jaringan komputer.
7. Access
Point
Apabila
anda mengetahui bahwa router memilki fungsi yang sama seperti access point,
lalu apa keunggulan dari access point? Access point memiliki keunggulan, yaitu
harganya yang lebih murah dibandingkan dengan router, serta pengaplikasiannya
yang jauh lebih sederhana.
Acces point hanya digunakan untuk memancarkan sinyal wireless yang diterima
dari router ataupun broadband untuk membuat suatu jaringan WLAN atau wireless
area network. Fungsi ini jauh lebih sederhana apabila dibandingkan dengan
router, yang memiliki fungsi yang sangat kompleks dan banyak.
Keunggulan Acces Point
- Harga
yang lebih murah
- Perawatan
yang lebih mudah
- Bisa
langsung tersambung dengan router ataupun broadband
- Sudah
mendukung penggunaan wireless (yang saat ini access point jga sering kita
kenal dengan istilah hotspot)
- Dapat
digunakan dalam ruangan kecil hingga sedang
8. Kabel
Ketika
berbicara mengenai jaringan, pastilah kita wajib memilki kabel. Ya, kabel
berfungsi untuk membawa paket data dari server menuju client, tentunya dalam
suatu jaringan yang bukan merupakan jaringan wireless.
Biasanya, kabel yang digunakan adalah jenis kabel UTP atau Unshielded
Twisted Pair, Coaxial, dan juga kabel Fiber Optic. Tentu saja penggunaan kabel
dalam jaringan komputer sangat efisien, terutama ketika anda ingin membangun sebuah
jaringan lokal, karena biaya yang lebih murah dibandingakn dengan perangkat
wireless.
Kekurangan penggunaan kabel
- Instalasi
yang cenderung rumit, karena harus mempertimbangkan lokasi penempatan
kabel yang aman
- Butuh
kabel dalam jumlah banyak
9. NIC atau
Ethernet Card
NIC
merupakan kependekan dari Network Interface Card, yang merupakan suatu kartu
-yang juga kita kenal dengan istilah ethernet card- yang memegang peranan
penting dalam jaringan kompoter. Ethernet card merupakan kartu jaringan yang
ditanamnkan pada komputer, yang mana akan membuat sebuha komputer mampu
terhubung ke dalam jaringan LAN.
Dengan adanya ethernet card ini, maka setiap komputer bisa saling terhubung
ke dalam jaringan dengan menggunakan koneksi kabel. Namun demikian, mungkin
saat ini ethernet card sudah jarnag digunakan, meskipun merupakan salah satu
protokol standar dalam sebuah sistem komputer. Hal ini tidak lain dan juga
tidak bukan adalah karena penemuan teknologi wireless yang lebih praktis dan
juga mudah untuk diaplikasikan. Untuk lebih jelasnya mengenai ethernet, anda
bisa membaca
manfaat LAN card dan juga
fungsi LAN Card.
10. Mode
Perangkat
keras berikutnya yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer
adalah modem. Modem merupakan kepanjangan dari modulator dan demodulator.
Secara harafiah itu berarti modem merupakan suatu bentuk komunikasi dua arah
yang dimana modem bisa melakukan proses perubahan data sinyal digital menjadi
analog, dan kemudian bisa merubah kembali sinyal tersbut menjadi digital agar
bisa digunakan di dalam komputer.
- Penggunaan modem saat ini
Saat ini perkembangan modem sudah jauh lebih pesat, dulu, modem digunakan
untuk menggunakan koneksi Dial-up yang dikenal dengan nama Modem ADSL. Saat
ini, modem sudah berbentuk USB, sehingga mudah digunakan. Selain itu, ada pula
modem yang memiliki fungsi yang digabung dengan router, sehingga semua fungsi
modem, router dan juga access point berada di dalam satu alat saja.
11.
Konektor
Konektor merupakan alat yang di pasang pada masing masing ujung kabel
jaringan untuk menghubungkan adapter network dengan kabel. Berbagai
jenis konektor jaringan ini harus disesuaikan dengan tipe dan jenis kabel
jaringan yang dipakai.
- Konektor
RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP
- Konektor
BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial
- Konektor
ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic
12. Repeater
Repeater
merupakan perangkat keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika
digunakan pada jarak yang jauh. Dengan adanya repeater ini jaringan yang tidak
terjangkau oleh jarak yang cukup jauh dalam suatu lan, dapat dikembangkan dan
di tarik agak jauh dan memperoleh sinyal yang cukup.
Itu adalah beberapa perangkat keras yang biasa digunakan untuk kepentingan
jaringan komputer. Meskipun memiliki banyak perangkat keras, namun demikian,
untuk keperluan personal, seperti di dalam rumah, anda hanya mmebutuhkan dua
perangkat, yaitu PC dan juga acces point saja untuk membuat jaringan WLAN di
dalam rumah anda. Kedua hardware tersebut sudah cukup untuk membangun
sebuah jaringan WLAN di dalam rumah anda, sehingga anda tidak perlu berkutat
dengan banyak kabel dan juga banyak perangkat keras